- Membantu proses mencerna makanan sehingga dapat berjalan dengan lancar.
- Menjaga sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.
- Menghilangkan racun yang masuk ke dalam tubuh.
- Mencegah diare.
- Menghindari produktifitas gas yang berlebih.
Home » Posts filed under KESEHATAN ANAK
MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH ANAK USIA DINI DENGAN PROBIOTIK
By sulthan on Minggu, 25 Juni 2017
CARA MELAKUKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) ANAK USIA DINI
By sulthan on Selasa, 20 Juni 2017
- Penghilang rasa sakit, asetaminofen, baik yang merupakan cairan maupun supositoria (obat yang dimasukan ke dubur).
- Pelester perekat
- Kain penyeka alkohol
- Salep antibiotik
- Larutan antiseptik (Hibiclens, Betadine)
- Plester luka.
- Kapas berbentuk bola kecil
- Pemoles berujung kapas (Q kiat)
- Lampu senter
- Kain kasar:bujur sangkar masing-masing berukuran empat inci (sepuluh sentimeter) dengan bantalan yang tidak lengket
- Hidrogen peroksida (H₂O₂)
- Kantong es instan
- Sirup ipekak
- Cangkir dan sendok obat atau penetas yang dikalibrasi
- Aspirator hidung
- Obat tetes hidung atau obat semprot hidung yang mengandung garam
- Guting (Ujung tumpul)
- Steris-steris (perban mengandung perekat yang berbentuk kupu-kupu)
- Termometer (kaca atau digital)
- Alat penekan lidah
- Penjepit.
- Luku segera dicuci dibawah air dingin yang mengalir selama beberapa menit sambil memenangkan anak dan menyampaikan pesan "lukanya segera sembuh". Hindari menenangkan anak dengan kalimat yang mengandung ketidak jujuran, misalnya: "tenang, tidak apa-apa kok".
- Luka diberi larutan antiseptik (betadine) dan ditutup dengan perban yang mudah lengket.
- Meskipun pendarahan sudah berhenti, sebaiknya tetap di perban untuk menentramkan hati anak dan mencegah infeksi lanjutan.
- Pendidik harus tetap tenang saat menangani luka dan terus menenangkan anak dengan pesan logis yang menyamankan hati anak. Kepanikan anak dapat memompa darah lebih banyak lagi.
- Setelah anak tenang dan Usahakan hentikan pendarahan, segera bawa anak kerumah sakit atau dokter untuk mendapatkan perawatan segera.
- Langsung celupkan area yang terbakar ke air dingin, paling tidak selama 20 menit. Jangan menggunakan es karena akan menyebabkan kerusakan jaringan. Jika luka bakar terdapat pada wajah maka usapkan handuk yang direndam air dingin atau pegang pipi di bawah air ledeng yang mengalir. Jangan mengoleskan lemak, mentega atau bedak di atas luka bakar.
- Jika pakaian anak terbakar maka nyala api dipadamkan dengan handuk, selimut, mantel dan pakaian, lain.
- Jika luka bakar hanya merah, tidak menggelembung maka luka cukup direndam dalam air dingin selama mungkin. Luka bakar dibiarkan tetap terbuka dan diperhatikan perubahannya.
- Jika kulit menggelembung, berwarna putih atau hangus, oleskan salep antiseptik (pencegah infeksi) dan tutup, jangan terlalu rapat, dengan kain bersih atau perban yang tidak melekat. Hubungi segera dokter atau anak dibawa ke unit gawat darurat.
- Lokasi keberadaan diikuti dengan petunjuk arah
- Nomor telepon pendidik dan lembaga PAUD
- Nama dan umur anak
- Kondisi anak
- Penyebab kecelakaan.
CARA DAN UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA KECELAKAAN PADA ANAK USIA DINI
By sulthan on Minggu, 18 Juni 2017
- Tindakan Preventif melalui: a. Penyiapan lingkungan yang aman, b. membuat aturan. c. Memberi penjelasan kepada anak tentang bahaya disekitar anak dan bagaimana mencegahnya.
- Tindakan Penanganan Pertama pada kecelakaan. (Baca juga cara melakukan pertolongan pertama pada Kecelakaan Anak usia dini di sini!)
- Kecelakaan di boks
- Jatuh dari tempat mengganti pakaian atau dari kursi kayu
- Luka bakar karena tumpahan dari secangkir kopi, teh atau air panas
- Kecelakaan di kendaraan karena penggunaan kursi mobil untuk bayi dengan tidak semestinya atau tidak menggunakan sama sekali.
- Kecelakaan akibat mainan: tepi yang tajam, benda-benda kecil yang bisa dimasukan ke mulut
- Kecelakaan akibat duduk dikursi bayi yang tinggi
- Jatuh dan menghantam sudut meja yang tajam, tepian tangga
- terbakar rokok
- Kecelakaan karena memegang: memegang yang panas dan tajam
- Kecelakaan karena alat bantu berjalan dan kereta dorong
- Kecelakaan di mobil.
- Kecelakaan karena memanjat
- Menelan racun
- Kecelakaan karena menjelajah
- Resiko dari air yang tidak dijaga: kolam ikan, kolam renang, bathtub, kloset dan air mancur.
- Terpotong, tergores dan hal lain yang menyebabkan terluka.
- Mainan yang disediakan bagi anak sesuai dengan tahap perkembangan dan kebutuhan mainnya. Bagi 0-2 tahun, sangat berbahaya jika meletakan mainan berupa manik-manik kecil karena akan dimakan dan dimasukan hidung. Balok berbahan kayu juga berbahaya karena mainan tersebut akan dilempar.
- Mainan dan wadah atau lemari tempat mainan tidak memiliki bagian tepi yang tajam atau bagian yang mudah masuk ke kulit
- Hindari menyediakan mainan plastik yang mudah patah lalu patahan tersebut berpotensi melukai anak. Ada baiknya ketika membeli mainan plastik, kita mencoba membengkokannya untuk melihat apakah mudah patah atau tidak.
- Mainan sebaiknya tidak dibuat dan dicat dengan bahan yang bersifat toksik
- Alat bantu berjalan (baby walker) tidak perlu digunakan karena tidak aman bagi anak dan sebenarnya alat ini juga tidak dapat membantu anak bisa cepat berjalan
- Penataan mainan di rak mainan harus mempertimbangkan apakah jika diraih anak akan tumpah dan dapat melukai anak
- Rak mainan selain tidak berujung tajam juga tidak bersifat ringan dan mudah tumbang
- Alat mainan lur upayakan dari bahan plastik bukan besi terutama untuk bahan ayunan. Sudah banyak kejadian dimana ayunan besi melukai anak saat bermain.
- Kursi anak sebaiknya yang berat sehingga tidak mudah terbalik kebelakang saat diduduki anak. Begitu juga meja, ujungnya diupayakan tidak runcing juga berat.
- Bathtub lantai kamar mandi dan jalan menuju kamar mandi diberi alas antilicin
- Kunci pintu bagian dalam tidak dalam jangkauan anak untuk menghindari anak terkunci di dalam kamar mandi
- Alat dan bahan-bahan pembersih yang tidak aman harus jauh dari jangkauan anak
- Keran mandi air panas harus dilengkapi pengaman yang tidak bisa dibuka anak.
- Alat main luar diusahakan dari bahan plastik bukan besi terutama untuk bahan ayunan. Sduah banyak kejadian dimana ayunan besi melukai anak saat bermain.
- Sangat dianjurkan ayunan dengan duduk seperti pelana karena mencegah anak terlembar juga membatasi anak untuk tidak berdiri sambil berayun.
- Ayunan dipasang dengan ketinggian berbeda untuk kelompok umur anak yang berbeda pula.
- Peralatan ayunan sebaiknya dipasang sedikitnya dua meter dari penghalang (pagar atau dinding) dan permukaan di bawah ayunan harus rata dan lembut untuk mengurangi resiko kecelakaan saat anak terjatuh.
- Simpanlah tangga sehabis dipakai agar anak tidak menggunakannya.
- Jangan memotong rumput dengan mesin pemotong rumput saat anak bermain di halaman dan simpat segera mesin pemotong ketempat yang tidak bisa ditemukan anak.
- Pastikan kolam ikan hias atau kolam renang dirancang dengan tingkat keamanan dan pengawasan yang baik. Lembaga PAUD yang punya kolam harus ekstra hati-hati jika ada anak didiknya berumur di bawah lima tahun. Saat ini tersedia alat sensor gerakan yang dapat memberikan tanda jika anak jatuh ke kolam.
INILAH KHASIAT DAN CARA MEMASAK IKAN GABUS UNTUK TERAPI ANAK AUTIS
By sulthan on Jumat, 17 Februari 2017
Karena itu pemberian masakan ikan gabus sangat baik untuk anak terutama yang sedang melakukan diet gluten dan kasein ini. Dengan cara memasak ikan gabus tepat, maka dagingnya akan sangat baik untuk terapi penanganan anak autis terutama anak dengan tipe Autis Bahavior Defensiveness yaitu tipe autis pada anak dengan perilaku menghindar, susah makan dan malas mengunyah. Biar tak rentan kurang gizi, maka manfaatkanlah khasiat ikan gabus yang tekstur dagingnya lembut sehingga mampu terserap tubuhnya. Seiring dengan perkembangannya nanti barulah diberikan asupan nutrisi dengan daging yang bertekstur kasar.
- Potong – potong ikan gabus sesuai ukuran yang dikehendaki.
- Cuci potongan ikan gabus tersebut sampai bersih.
- Rendam beberapa saat potongan daging ikan gabus yang akan dimasak (kurang lebih 10 – 15 menit) lalu tiriskan.
- Proses perendaman ikan gabus bisa dibarengkan dengan bahan bumbu dapur, seperti cabe rawit, cabe keriting, bawang merah, bawang putih dan lainnya, kecuali serbuk seperti garam dan gula tidak perlu ikut direndam. Tujuannya sama agar bahan pangan yang diolah aman dan sehat buat penanganan anak autis.
- Raciklah menu masakan ikan gabus sesuai dengan resep menu makanan sehat untuk anak autis maupun keluarga Anda.
CARA MEWASPADAI SUMBER AIR MINUM KELUARGA UNTUK KESEHATAN ANAK
By sulthan on Rabu, 09 Maret 2016
Dalam postingan kali ini kita akan coba mengulas tentang bagaimana cara mewaspadai dan mengantisipasi sumber air minum kita, agar aman dikonsumsi keluarga dan anak-anak kita yang masih balita.
Kebanyakan keluarga di Indonesia telah menggantungkan dirinya dengan pemenuhan air minum dari sumber air pada PDAM, PDAM sudah menjamin sesuai dengan standar kualitas mereka bahwa air yang diproduksi telah layak untuk dikonsumsi keluarga. Tetapi memang untuk meningkatkan kualitas ini agar semakin layak dan aman dikonsumsi keluarga ada beberapa cara dan tips yang dapat kita lakukan untuk lebih membersihkan air PDAM yang memang masih mengandung zat dan obat campuran dari PDAM seperti Kaporit dan Tawas (alumunium sulfat). Seperti misalnya untuk air minum lakukan pengendapan air selama satu malam sebelum dikonsumsi, penyaringan dengan filter khusus, atau menggunakan alat menyaring dan mengolah air yang banyak beredar dipasaran. Tujuannya agar semua obat dan zat-zat yang masih terkandung bisa hilang dan tidak ikut terminum oleh keluarga kita.
Di Indonesia yang memang masih kaya dengan sumber mata air alami ini, masih banyak keluarga yang menggunakan sumber air dari sumur sendiri. Karena itu kesehatan dan keamanan sumur air minum tergantung pada kita untuk mengatasinya. Seperti dilansir nationalgeographic, sebagian besar orang di dunia termasuk Amerika mendapatkan sumber air dari sumur sendiri, karena itu tergantung pada kita apakah perlu melakukan pengujian. American Academy of Pediatrics memiliki rekomendasi baru untuk membantu keluarga memperhatikan sumurnya agar benar-benar aman dan layak dikonsumsi.
seperti berikut ini;
1. Lakukan Pengujian Sumber Air Minum
Ujilah ari sumur kita untuk mengetahui zat-dan kandungannaya, seperti konsentrasi nitrat dan kontaminasinya di setiap tahun. mencaari kerusakan atau bahaya tercemar beberapa kali dalam setahun, dengan mengirimkan contoh air ke laboratorium yang sudah teruji ditempat anda.
2. Minta Pendapat Pakar dan Ahli
Tanyakanlah pada pakar dan ahli yang menguasai bidang ini, tentang komposisi air sumur kita tergantung pada berbagai faktor, seperti kedalaman sumur, dimana posisi daerah kita tinggal, dan kedekatan dengan tangki septik, yang mempengaruhi pengujian apa yang harus kita lakukan. Departemen kesehatan setempat dapat membantu kita untuk menemui ahli dan pakar air yang tepat.
3. Tingkatkan Pengawasan dan pengujian Air
Lakukan pengujian lebih sering lagi jika bunda sedang hamil atau memiliki anak berusia di bawah 1 tahun. Alasan lain untuk pengujian terdeteksi tambahan adalah: penyakit yang tidak tedeteksi penyebabnya, kontaminasi sumur tetangga, perubahan rasa atau bau air dari sumur kita, atau akibat dari adanya pembangunan dan perbaikan yang dilakukan berdekatan dengan sumur kita.
4. Antisipasi jika sumber air Dari Sumur Bermasalah
Untuk Anak dan Bayi segera gantilah dengan air kemasan atau air mineral lain jika hasil uji anda menunjukan tingkat nitrat tidak aman di dalam sumur. Karena jika terbukti nitrat tinggi akan sangat berbahaya sekali, bayi sangat rentan akan keracunan nitrat, yang dapat menyebabkan mereka kekurangan akan oksigen. yang bisa berakibat fatal bagi bayi kita.
Demikian Cara mengatasi dan mewaspadai sumber air minum keluarga untuk keamanan sikecil, semoga artikel ini bermanfaat bagi bunda sekeluarga. terimakasih.
Resiko Pneumonia Dapat Terjadi Pada Bayi Tak Dapat Asi
By sulthan on Rabu, 19 November 2014
Pneumonia dapat dialami bayi yang tidak mendapat asupan ASI sebagaimana harusnya. Pneumonia merupakan penyakit radang paru-paru pada bayi. Penyebab utama penyakit ini adalah bakteri. Bagi Bunda yang masih memiliki anak bayi menyusui hal ini penting untuk diperhatikan. Pastikan bayi Anda mendapatkan ASI yang baik. Pneumonia merupakan penyakit yang mematikan, bahkan jika dibanding dengan malaria,
Penyakit Pada Anak Balita Yang Harus Diwaspadai
By sulthan on Minggu, 12 Oktober 2014
Penyakit pada Anak Balita yang harus diwaspadai oleh Ayah dan Bunda. Orang tua, terutama Ayah dan Bunda sudah seharusnya memperhatikan dan mengetahui ci-ciri penyakit apa saja yang memerlukan perhatian secara khusus. Hal ini dilakukan agar kita dapat memberikan penanganan yang tepat, apabila anak menderita sakit. Pengetahuan terhadap ciri dan cara penanggulangan untuk sakit yang diderita oleh
Ciri Ciri Anak Cacingan dan Gejalanya
By sulthan on Senin, 06 Oktober 2014
Ciri-ciri anak cacingan dan gejalanya pada balita Anda. Cacingan pada anak lebih dominan disebabkan oleh faktor pola hidup yang tidak sehat. Misalnya anak seringkali dibiarkan bermain di luar rumah tanpa menggunakan alas kaki, karena cacing bisa masuk melalui pori-pori kulit kaki anak. Cacing biasanya menginfeksi dan hidup di usus besar maupun usus halus. Cacing hidup di dalam tubuh anak dengan
Cara Mengatasi Obesitas Pada Anak
By sulthan on Kamis, 02 Oktober 2014
Cara mengatasi obesitas pada anak balita. Terjadinya kelebihan berat badan (obesitas pada anak) bisa ditimbulkan faktor keturunan (genetik), bisa juga disebabkan oleh pola makan anak yang tidak teratur. Karena kesibukan seringkali orang tua tidak dapat menyiapkan sarapan untuk putera puteri tercinta, sehingga disekolah anak lebih banyak mengkonsumsi makanan siap saji dan camilan yang mengandung
5 Makanan Terburuk Untuk Bayi dan Balita
By sulthan on Rabu, 24 September 2014
5 Makanan terburuk untuk Bayi dan Balita perlu diperhatikan oleh Bunda. Setelah bayi melewati usia enam bulan, orang tua bisa mulai memperkenalkan berbagai jenis makanan padat. Selain untuk melatih bayi menggigit dan mengunyah, makanan sehat dan diet yang seimbang memastikan bayi mendapatkan asupan vitamin dan gizi yang mereka perlukan. Jika bayi sudah mulai bisa mengontrol gerakan tangannya,
Cara Mengatasi Bayi Demam Setelah Imunisasi
By sulthan on Rabu, 13 Agustus 2014
Apa yang harus dilakukan jika bayi demam setelah imunisasi. Sudah menjadi hal wajib bagi anak balita untuk mendapatkan imunisasi, agar tubuh bayi semakin sehat dan terjaga dari berbagai penyakit. Namun ada saat dimana anak balita Anda menjadi demam setelah di beri imunisasi.
Akan tetapi sebagai ibu Anda tidak perlu terlalu merasa khawatir jika si kecil mengalami sakit demam setelah imunisasi.
Makanan Bayi Untuk Membantu Otak Anak Menjadi Lebih Cerdas
By sulthan on Selasa, 05 Agustus 2014
Makanan bayi bernutrisi untuk membantu otak Anak menjadi lebih cerdas. Perkembangan kecerdasan otak pada anak sangat dipengaruhi oleh makanan bernutrisi yang dikonsumsi anak bayi tersebut. Pada saat anak mulai menginjak bangku pendidikan maka ia akan semakin membutuhkan konsentrasi serta fokus dalam hal memahami apa yang di ajarkan dan diterangkan oleh gurunya di sekolah. Salah satu faktor yang
Cara Menjaga Kesehatan Mata Anak
By sulthan on Minggu, 20 Juli 2014
Cara dalam menjaga kesehatan mata anak penting diperhatikan. Tahukan anda ahir-akhir ini banyak sekali anak yang menderita penyakit mata seperti (katarak, rabun jauh, rabun dekat). Kesehatan mata pada anak dapat terganggu karena banyak faktor, diantaranya adalah kurangnya asupan makanan yang mengandung vitamin dan gizi yang dapat membantu untuk menunjang kesehatan mata anak. Hal ini mungkin
Cara Mengatasi Anak Yang Sakit Demam
By sulthan on Minggu, 13 Juli 2014
Cara mengatasi anak yang sakit demam. Jika anak anda sedang demam usahakan selalu kompres menggunakan air hangat. Sebab selain anak harus istirahat, kompres merupakan cara yang dapat membantu meringankan rasa panas yang diderita oleh anak yang sedang demam tinggi. Untuk melakukan kompres pada anak demam ada tiga cara yaitu kompres menggunakan air hangat, air dingin, dan juga kompres dengan
Agar Anak Terhindar Dari Obesitas Kurangi Minum Jus Buah
By sulthan on Kamis, 10 Juli 2014
Agar anak terhindar dari Obesitas kurangi minum Jus Buah. Bagi ibu yang memiliki anak remaja, sebaiknya kurangi minum Jus Buah. Sebaiknya didik anak pada usia mereka menginjak remaja hanya diberikan minum air mineral atau susu untuk minuman pada saat makan malam. Karena menurut beberapa hasil riset para ahli nutrisi dan penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan kesehatan, dikatakan bahwa
Menu Buka Puasa Bagi Penderita Diabetes
By sulthan on Rabu, 02 Juli 2014
Menu buka puasa bagi penderita diabetes. Dengan berpuasa di bulan suci Ramadhan ini jelas akan berdampak fositif dan sangat berguna sekali bagi kesehatan. Tetapi khusus untuk penderita diabetes baik untuk anak ataupun orangtua, tentu tetap ada aturan yang harus ditaati supaya dalam menjalankan ibadah puasa bisa berjalan dengan baik dan tetap sehat. Bagi anda yang memang menderita penyakit
Cara Memperkenalkan Makanan Untuk Bayi
By sulthan on Selasa, 24 Desember 2013
Cara memperkenalkan makanan untuk bayi berusia 6 bulan. Pada saat bayi tercinta anda memasuki fase baru dalam pertumbuhannya memasuki usia enam bulan bayi sudah mulai dapat menerima makanan pendamping ASI. Karena pada usia tersebut sistem pencernaan anak balita anda sudah cukup sempurna dan dapat menerima asupan nutrisi selain ASI.
Tanda pada fisik bayi yang sudah dapat menerima makanan
Manfaat Air Kelapa Bagi Kesehatan
By sulthan on Jumat, 06 Desember 2013
Manfaat air kelapa bagi kesehatan sangat penting. Air kelapa seperti kelapa muda sering dikonsumsi sebagai pelepas dahaga juga dapat membuat tubuh menjadi segar. Selain itu air kelapa juga dipercaya memiliki banyak kandungan mineral yang bermanfaat serta berkhasiat bagi kesehatan serta merawat kecantikan tubuh. Hal ini telah dibuktikan pada beberapa penelitian yang dilakukan, dimana hasil
Cara Menjaga Kesehatan Balita
By sulthan on Kamis, 28 November 2013
Cara menjaga kesehatan balita adalah hal penting. Apabila kondisi tubuh balita dalam keadaan baik serta daya tahan tubuhnya berfungsi secara maksimal tentu kondisi tersebut dapat membuat kuman atau penyakit terhindar dari balita anda. Untuk itu tips supaya supaya anak balita tidak mudah sakit sebaiknya anda perhatikan beberapa kiat sehat anak berikut ini, untuk menjaga kesehatan balita tercinta.
Berhenti Merokok Agar Bayi Cerdas
By sulthan on Rabu, 27 November 2013
Berhenti Merokok Agar Bayi Cerdas. Orang tua yang suka merokok dapat menyebabkan perkembangan jaringan saraf dan pendewasaan intelektual anak terganggu. Seperti pada hasil penelitian yang digelar oleh Brazelton Neonatal Behavioral Asssessment Scal, AS membuktikan bahwa pada setiap ibu yang menghisap rokok pada saat ia mengandung, bias berdampak jangka menengah atau jangka panjang bagi anak




